Sedot Buku Membongkar Gurita Cikeas
Buku “kontroversial” karya George Junus Aditjondro (GJA) ini banyak sekali mengkritisi SBY sebagai ujung tombak dalam proses pemberantasan korupsi di negara kita ini. Maksud saia, jejaring kelurga Cikeas ternyata malah telah amat sangat menggurita sekaleee, yang tentunya amat berpotensi menumbuh-suburkan kuman-kuman KKN.
Lantas apa respon SBY? Melalui jubir kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, ternyata SBY menyatakan keprihatinannya dengan buku karangan GJA ini.
Boleh-boleh aja sech SBY prihatin dan khawatir
, namun menurut hemat GJA (termasuk saia pula), buku ini justeru ditulis sebagai bentuk kepedulian terhadap kinerja SBY dan pemerintahannya agar lebih benar-benar fair dalam memberantas kuman-kuman KKN tanpa pandang bulu. Apalagi SBY ‘khan sebagai ujung tombak telah secara resmi menabuh genderang perang melawan KKN via slogan topnya: “Katakan Tidak untuk Korupsi”. Maka, idealnya SBY-lah yang seharusnya memulai perang melawan KKN tersebut, yang tentunya di mulai dari dirinya sendiri, plus keluarga besarnya, dan bukan membiarkan, apalagi melindungi mereka (seperti umumnya para diktator
).
Yah, begitulah pak, sulitnya menjadi pemimpin yang baik
.
Beidewei, silak anda sedot buku ini dari link yang ada di mari.
Wah masih anget nech… cekidoooott